Lainya

    Kota Damai, Investasi dan Pariwisata Semarang Diproyeksi Naik

    SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan optimisme bahwa keamanan kota akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi. Hal itu ia ungkapkan usai memimpin Apel Semarang Damai di halaman Balai Kota, Jumat (19/9).

    Menurutnya, iklim investasi dan kunjungan wisata sangat bergantung pada stabilitas daerah. “Jika kota aman, wisatawan betah berkunjung, investor pun tidak ragu menanamkan modalnya,” ujarnya.

    Apel Semarang Damai sendiri melibatkan ratusan aparat dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, dan ASN Pemkot. Kegiatan ini bertujuan meneguhkan komitmen seluruh pihak menjaga kondusifitas Semarang.

    Selain apel, dilakukan juga patroli gabungan di jalur-jalur strategis seperti Pandanaran, Simpang Lima, hingga Gajah Mada. Kehadiran aparat di ruang publik, kata Agustina, menjadi pesan simbolis bahwa Semarang adalah kota yang aman.

    Ia menambahkan, Pemkot akan menggandeng ormas dan satgas partai politik untuk ikut dalam apel lanjutan. “Kota ini milik kita bersama. Semua pihak harus ambil bagian dalam menjaga kedamaian,” tegasnya.

    Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M. Syahduddi, menambahkan bahwa patroli rutin digelar setiap hari. “Kami ingin memastikan masyarakat bisa bekerja, berdagang, dan beraktivitas tanpa rasa khawatir,” katanya.

    Agustina berharap stabilitas yang tercipta mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. “Semarang damai artinya peluang kerja dan usaha makin terbuka,” ujarnya.

    Sektor wisata juga disebut akan semakin hidup. Dengan kondisi aman, agenda budaya dan event pariwisata bisa berjalan lancar tanpa gangguan.

    Apel ini ditutup dengan pernyataan bersama Forkopimda untuk mengawal keamanan Semarang sepanjang 2025.

    “Damai adalah modal utama pembangunan. Dengan itu, Semarang akan semakin maju,” pungkas Agustina.

    Reporter: Ismu Puruhito

    Artikel Terbaru

    Artikel Terkait

    Leave a reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here