Lainya

    Imam Nuryanto Siap Perjuangkan Kesejahteraan Wartawan Lewat PWI Jateng

    SEMARANG — Isu kesejahteraan wartawan dipastikan menjadi topik utama dalam Konferprov PWI Jawa Tengah 2025. Salah satu bakal calon ketua, Imam Nuryanto, dengan tegas menyatakan bahwa PWI harus berpihak penuh pada anggotanya, bukan hanya pada kepentingan segelintir orang.

    Imam menuturkan, kondisi wartawan di daerah masih jauh dari kata sejahtera. Meski peran mereka penting dalam demokrasi, kesejahteraan pekerja media kerap terabaikan.

    “Profesi wartawan adalah pilar demokrasi. Namun banyak rekan kita masih hidup dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan. Inilah yang harus dibenahi,” ujarnya, Selasa (30/9).

    Imam sendiri bukan sosok baru di organisasi. Ia pernah menjabat Wakil Bendahara PWI Jateng, aktif di Forum Wartawan Provinsi dan DPRD Jateng, serta kini menjadi Korwil Bisnis Solo Raya di Suara Merdeka.

    Dengan bekal pengalaman tersebut, Imam menyiapkan program konkret, salah satunya menjalin kerja sama lintas sektor. Ia menyebut kerja sama dengan pemerintah daerah, legislatif, dan swasta harus diarahkan untuk membuka ruang kesejahteraan bagi wartawan.

    “Yang saya maksud kerja sama bukan dalam arti menggadaikan independensi. Justru independensi tetap dijaga, tapi peluang sinergi harus diciptakan,” jelasnya.

    Imam juga ingin memperkuat kapasitas wartawan dengan pelatihan, uji kompetensi, dan dukungan fasilitas. Ia menilai, wartawan butuh perlindungan hukum dan jaminan kerja yang layak.

    Sementara itu, Setiawan Hendra Kelana, pesaing Imam, datang dengan dukungan dari kepengurusan lama. Ia diyakini mengusung kesinambungan organisasi yang telah berjalan.

    Ketua Panitia, Achmad Zaenal Muttaqin, mengatakan berkas bacalon harus dikembalikan paling lambat 3 Oktober sebelum diverifikasi. Konferprov dijadwalkan 18 Oktober di Auditorium RRI Semarang.

    Pertarungan dua wartawan senior ini diprediksi sengit, karena keduanya memiliki basis dukungan masing-masing. Namun isu kesejahteraan wartawan diyakini akan menjadi daya tarik kuat di kalangan anggota.

    Imam berharap momentum Konferprov bisa menjadi titik balik PWI Jateng dalam memperjuangkan hak-hak wartawan. “Wartawan harus sejahtera agar bisa independen. Tanpa kesejahteraan, independensi hanya slogan,” katanya.

    Dengan gagasan tersebut, Imam dipandang sebagai calon yang menawarkan pembaruan dan jawaban atas keresahan banyak pekerja media.

    Reporter: Ismu Puruhito

    Artikel Terbaru

    Artikel Terkait

    Leave a reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here