Lainya

    Pemkot Semarang Bergerak Cepat Tangani Tiga Bencana dalam Dua Hari

    SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang menunjukkan respon cepat menghadapi bencana yang terjadi akibat hujan lebat selama dua hari terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat tiga kejadian bencana alam terjadi hanya dalam kurun waktu 48 jam, yakni tanah ambles, tanah longsor, dan angin puting beliung.

    Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa seluruh jajaran Pemkot telah turun ke lapangan untuk memastikan penanganan dilakukan dengan cepat. “Kami terus memantau situasi, berkoordinasi dengan camat, lurah, RT/RW, serta relawan. Semua bergerak agar masyarakat merasa terlindungi,” ujarnya, Rabu (17/9).

    Bencana tanah ambles terjadi pada Selasa (16/9) sore di Jalan Ringin Telu, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan. Hujan deras sejak 11 September 2025 membuat permukaan tanah labil hingga ambles dan menimbulkan keretakan di beberapa titik.

    Pada waktu yang hampir bersamaan, longsor terjadi di Jalan Sri Rejeki Timur, Kelurahan Gisikdrono. Tiga rumah milik warga terdampak, dengan bagian kamar dan dapur rumah Sutono dan Rahmat rusak parah.

    Sehari sebelumnya, Senin (15/9), angin puting beliung melanda kawasan Kemijen, Semarang Timur. Atap tiga rumah warga beterbangan dan menimpa halaman sekitar.

    Tim BPBD bersama Babinsa, perangkat kelurahan, dan relawan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan, membersihkan material, dan memberikan pendampingan.

    BMKG memperkirakan cuaca ekstrem masih mungkin terjadi. Warga diimbau untuk mengenali titik rawan longsor, banjir, dan pohon tumbang di sekitar rumah.

    BPBD membuka call center di nomor (024) 6730212 dan WhatsApp 08122010051 untuk melayani pelaporan cepat jika terjadi bencana serupa.

    Agustina mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. “Apresiasi saya kepada BPBD, Babinsa, kelurahan, camat, hingga RT/RW yang proaktif. Semoga penanganan ini mengurangi dampak dan membantu warga segera pulih,” tutupnya.

    Reporter: Ismu Puruhito

    Artikel Terbaru

    Artikel Terkait

    Leave a reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here